Dalam aksinya, massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu membawa beberapa poster yang isinya antara lain 'SBY-Boediono jangan ada dusta di antara kita' dan 'Tegakan supremasi hukum'.
Ketua KAMMI Jabar Andriana mengatakan selama 1 tahun pemerintahan SBY ini banyak terjadi kekacauan di bidang supremasi hukum. "Banyak persolan hukum yang belum tuntas, seperti century, kasus Gayus, kasus suap pemilihan deputi BI Miranda Gultom. Dengan semua ini, kita memberikan raport merah bagi pemerintahan SBY-Boediono," tegas Andriana di sela-sela aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi berjalan tertib. Ratusan polisi masih berjaga di sekitar Gedung Sate. Jalanm Diponegoro hingga saat ini masih dibuka.
Menurut Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Sambodo Purnomo penutupan jalan akan dilakukan jika massa demonstran banyak. "Hingga saat ini kami juga melihat adanya pedemo yang akan ke Jakarta. Kita telah siapkan 20 polisi di setiap pintu tol," katanya.
(ern/ern)











































