Tanpa Kawalan Polisi, Pedemo Berhasil Dobrak Gerbang Gedung Sate

Tanpa Kawalan Polisi, Pedemo Berhasil Dobrak Gerbang Gedung Sate

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 18 Okt 2010 11:30 WIB
Bandung -

Sekitar 25 orang dari Forum Penyelamat (Format) Jabar berhasil memasuki Halaman Gedung Sate dan berunjuk rasa tepat di mulut pintu masuk gedung pemerintahan Pemprov Jabar tersebut. Massa mendorong pintu gerbang yang hanya dijaga oleh seorang petugas keamanan dalam (Kamdal).

Sekitar pukul 10.45 WIB, Senin (18/10/2010), puluhan orang dari Format Jabar berjalan kaki dari arah Jalan Diponegoro bawah. Mereka mengarah ke pintu gerbang yang terbuka.

Sementara salah seorang Kamdal yang melihat massa mendekat, langsung berlari untuk menutup pintu gerbang. Namun massa tak tinggal diam. Mereka pun langsung berlari dan mendorong paksa pintu gerbang. "Buka, buka, buka..!" teriak massa. Tak ada seorang pun anggota polisi yang berjaga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena kalah banyak, akhirnya petugas Kamdal yang hanya menahan pintu seorang diri pun terpaksa membiarkan massa masuk. Kemudian massa masuk ke halaman dan mengarah ke pintu masuk Gedung Sate.

Masuknya puluhan pedemo ini, membuat petugas Kamdal ketar ketir. Terlihat 4 orang petugas Kamdal langsung menutup pintu kaca masuk Gedung Sate. Tak hanya itu rolling door pintu masuk pun ditutup.

Sementara itu, massa terlihat puas karena berhasil memaksa masuk. "Ini untuk pertama kali kita bisa masuk ke halaman," teriak salah satu orator.

Ketua Format Jabar Andri Gunawan menyatakan kedatangan mereka untyuk mempertanyakan soal bantuan sosial Pemprov Jabar yang dinilainya sarat dengan politisasi dan konspirasi.

Menurutnya daerah di Jabar yang sedang menyelenggarakan Pilkada, mendapatkan bansos yang melonjak besar. "Sulit untuk tidak mengatakan Bansos adalah sarana kekuasaan dan memperbesar kekuasaan," kecamnya.

Andri meminta Kejati dan KPK untuk segera menyelidiki pengucuran bansos yang sarat dengan konspirasi. "Kami minta gubernur bertanggung jawab atas kasak kusuk permainan bansos di lingkungan Jabar," ujar Andri.

Hingga pukul 11.15 WIB, aksi masih berjalan tanpa pengawalan polisi.

(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini