Harga Ayam Melambung, Pedagang Ancam Mogok Massal

Harga Ayam Melambung, Pedagang Ancam Mogok Massal

Baban Gandapurnama - detikNews
Minggu, 17 Okt 2010 13:01 WIB
Harga Ayam Melambung, Pedagang Ancam Mogok Massal
Bandung - Pedagang ayam potong di sejumlah pasar tradisonal Kota Bandung mengancam mogok massal atau tidak berjualan bila harga ayam belum kembali normal. Mereka berharap pemerintah cepat mengambil tindakan.

"Sejumlah pedagang sudah ada yang tidak berjualan ayam lagi. Bila harga ini tetap tak stabil beberapa hari mendatang, para pedagang terpaksa mogok berjualan," jelas Ketua II Persatuan Pedagang dan Warung Tradisonal (Pesat) Jabar, Agus Fadillah, saat berbincang bersama detikbandung via telepon, Minggu (17/10/2010).

Keputusan tersebut, kata Agus, karena pedagang ogah merugi saat kondisi seperti ini. Ia menyebutkan, sebagian pedagang di Pasar Ciroyom dan Pasar Gedebage, sejak beberapa hari ini tidak melayani konsumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka mengaku percuma bila tetap berjualan. Selain harga jual naik, konsumen pun kehilangan daya beli," terangnya.

Menurut Agus, kenaikan ini bukan terkait menjelang Idul Adha. Sebab, lanjut dia, perayaan Idul Adha masih jauh hari. Harga ayam potong boiler sudah sejak lima hari ini harganya Rp 28 ribu per kilogram. Biasanya, harga normal ayam itu sekitar Rp 22 ribu kilogram.

"Bila terus begini, pedagang ayam di bandung bisa mogok massal," tutup Agus sambil menambahkan pasar tradisonal yang tersebar di Kota Bandung jumlahnya 34 tempat.

(bbp/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini