"Dua orang dilarikan ke RS Rajawali. Satu orang ke RS Hasan Sadikin dan satu lagi dirawat rumahnya karena tidak terlalu parah," kata Deden Rusyana, Ketua RT 1 RW 8, Kelurahan Cibuntu, Kecamatan Bandung Kulon saat ditemui detikbandung di Jalan Haji Anwar, Sabtu (16/10/10).
Dijelaskan oleh Deden, keempat korban ini merupakan warga Jalan Haji Anwar. Dua diantaranya merupakan warga RT 1 dan dua orang lagi merupakan warga RT 4.
"Mereka warga kami. Yang dua dari RT 1 dan yang 2 dari RT 4," katanya.
Dua orang yang dilarikan ke RS Rajawali diketahui mengalami luka parah di bagian kepala. Menurut Deden, luka tersebut dikarenakan terkena sabetan samurai.
"Yang ke Rajawali (RS Rajawali - red) mengalami sobek kepala. Bahkan yang satu tengkoraknya retak. Sementara yang ke RSHS mengalami luka di tangan kirinya. Uratnya terputus sehingga jari kelingking tidak bisa digunakan," terangnya.
Sebelumnya, sebanyak 15 orang yang mengenakan penutup kepala serta membawa samurai dan golok menyerang warga Jalan Haji Anwar yang sedang nongkrong di sebuah warung di jalan tersebut. Dengan beringas mereka menyabetkan senjata tajam yang mereka bawa.
Penyerangan terjadi sekitar 10 menit. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut memilih lari ke rumahnya masing-masing untuk menyelamatkan diri.
"Warga yang lihat berlarian ke rumahnya masing-masing. Suasana semalam mencekam," tukas Deden.
(afz/afz)










































