Khawatir Dirusak, Prasasti Tamansari Harus Diberi Pembatas

Khawatir Dirusak, Prasasti Tamansari Harus Diberi Pembatas

- detikNews
Jumat, 08 Okt 2010 18:09 WIB
Khawatir Dirusak, Prasasti Tamansari Harus Diberi Pembatas
Bandung - Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Judi Wahjudin meminta Pemkot Bandung agar memasang pagar pembatas di sekitar prasasti yang ditemukan di Kampung Cimaung RT 07 RW 07 Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan. Karena jika dibiarkan khawati prasasti tersebut dirusak oleh pihak tak bertanggungjawab.

Bahkan, benda tersebut bisa dianggap keramat dan memiliki kekuatan mistis. "Sebaiknya Pemkot Bandung segera memagari prasasti tersebut agar tidak rusak. Bahkan kemungkinan bisa dianggap memiliki kekuatan mistis," kata Judi saat ditemui di lokasi prasasti, Jumat (8/10/2010).

Meski baru sebatas dugaan benda bersejarah, idealnya setelah ditemukan langsung diberi pembatas agar tidak dijamah orang. "Sesuai standarnya, meski baru diduga benda bersejarah, harusnya dipagari," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prasasti tersebut pertama kali ditemukan tahun 1959, tapi baru mencuat ke publik belakangan ini. Dalam kurun waktu tersebut hingga sekarang, kata dia, masyarakat setempat turu menjaga prasasti tersebut.

"Masyarakat setempat sangat menjaga prasasti tersebut. Dari awal ditemukan sampai sekarang, prasasti itu tidak dipindahkan," jelasnya.

Judi mengatakan, berdasarkan pengalaman sebelum-sebelumnya, temuan benda purbakala tak jarang dianggap keramat oleh masyarakat. Sebab masyarakat Indonesia masih percaya terhadap hal seperti itu.

"Beberapa temuan sebelumnya banyak yang dianggap keramat oleh masyarakat. Makanya harus dipagari," ujarnya.

(ors/avi)


Berita Terkait