Pengaduan PT KA ke LSI Hingga Kini Belum Digubris

Bobotoh Rusak Kereta

Pengaduan PT KA ke LSI Hingga Kini Belum Digubris

- detikNews
Senin, 04 Okt 2010 17:23 WIB
Pengaduan PT KA ke LSI Hingga Kini Belum Digubris
Bandung - Merasa dirugikan akibat ulah suporter bola yang kerap melakukan pelemparan hingga mengakibatkan kereta api rusak. PT KA Daop II Bandung sempat mengadu ke Liga Super Indonesia (LSI) namun hingga kini belum ada tanggapan.

"Dengan kejadian seperti ini semakin membengkak biaya kami untuk perbaikan. Kami sudah pernah kirim surat ke LSI dengan tembusan Viking, Persib, Kapolda dan Gubernur, sampai dengan saat ini tidak ada jawaban," ujar Kepala Humas Daop II Bandung, Bambang S Prayitno melalui pesan singkatnya kepada detikbandung, Senin (4/10/2010).

Menurut Bambang, oknum supotrter bola yang merusak kereta api ini mendegradasi keberadaan kereta api. "Mereka turut mendegradasi keberadaan kereta api sebagai angkutan murah untuk saudara-saudaranya yang terbatas kemampuan untuk menggunakan kelas ekonomi," tandasnya.

Bambang mengatakan, kerugian yang dialami PT KA Daop Bandung selama 22 Januari 2010 hingga 17 Mei 2010 sebesar Rp 264.134.250. "Untuk mengganti kaca perlu biaya besar. Harga kaca per buah kelas eksekutif Rp 700 ribuan, ekonomi Rp 150 ribuan," jelas Bambang.
(avi/tya)


Berita Terkait