Hal itu diungkapkan Dada, saat ditanya watawan, apakah akan ada bentuk penghargaan pada almarhum Nano S dengan menjadikan namanya menjadi nama jalan.
"Nanti perlu dikomunikasikan dulu dengan dewan. Nanti kita bicarakan. Tapi harus ada usulan dari masayarakat," ujar Dada saat ditemui di rumah duka, Jalan Moch Toha, Kamis (30/9/2010).
Sementara itu, mengomentari pemberian nama jalan dari tokoh Sunda ini Acil Bimbo mengatakan sudah seharusnya, para tokoh sunda diabadikan oleh pemerintah. Salah satunya dengan mengabadikan nama tokoh sebagai nama jalan.
"Banyak tokoh Sunda yang harus diabadikan. Jangan anggap para seniman dan budayawan Sunda sebagai penghibur saja," tutur Acil.
Bila tak diabadikan dengan membuat nama jalan, Acil mengatakan bisa juga diabadikan dijadikan nama gedung atau pertemuan. "Siapa sih yang tidak tahu Nano S di Jabar ini. Menurut saya, ia salah satu yang pantas diabadikan jadi nama jalan," katanya.
(tya/ern)
