"Minimal secara moral (IMI Jabar) harus bertanggungjawab," ujar Kapolda melalui pesan singkatnya kepada detikbandung, Selasa (28/9/2010).
Dijelaskannya, penyebab terjadinya bentrokan bermula dari acara yang dibuat IMI. Dalam event tersebut, hadir sejumlah klub motor. Hingga akhirnya, XTC dan Moonraker terlibat bentrok.
Bahkan, 682 anggota geng motor kemudian diciduk di Jalan Cihampelas dan beberapa titik lain di Kota Bandung pasca pulang dari acara Jambore. Penangkapan terhadap mereka dilakukan karena adanya pengrusakan terhadap warnet, mobil, dan lain-lain.
"Saat ini kami masih dalam (proses) pendalaman untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi terkait masalah yang terjadi," jelasnya.
Kapolda menambahkan, tanggungjawab IMI secara yuridis masih belum bisa diputuskan. "Tanggung jawab (IMI Jabar) secara yuridis harus dipelajari dulu apakah ada kelalaian dalam proses penyelenggaraan (Jambore)," katanya.
Sebelumnya, XTC dan Moonraker juga menyayangkan insiden yang terjadi. Keduanya juga meminta IMI Jabar bertanggungjawab atas insiden tersebut.
(ern/)











































