"Ini merupakan ancaman kedua kali yang dialami Hotel Sheraton Bandung," ujar Marcom Manager Sheraton Bandung, Eddy Soenarno, kepada wartawan di lokasi hotel.
Eddy memastikan kalau ancaman bom dari penelepon gelap bersuara pria itu yang diterima bagian operator pada pukul 05.30 hanya bohong belaka. "Kami pastikan teror itu tidak ada. Tadi sudah disisir sebanyak tiga kali. Saat ini, penanganan kasusnya kami serahkan kepada pihak kepolisian," ujarnya.
(bbp/ern)











































