"Ayah seolah menunggu saya," ujar Kemal dengan raut muka sedih. Ia mengaku mengetahui kabar pesawat yang diawaki ayahnya jatuh dari adik bungsunya, Nadia Supelli, yang menyaksikan langsung atraksi Alex.
Kemal terbang langsung dari Jerman. "Sampai di Cengkareng jam 12 malam, trus tadi tiba di RSHS jam 3 subuh," ujar Kemal kepada wartawan di rumah duka, Jalan Sumber Sari Nomor 10, Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya terakhir bertemu ayah saat lulus S2 tahun lalu," ungkapnya.
Ia mengaku banyak kenangan dengan ayahnya, salah satunya saat dia masih kecil kerap diajak terbang di Lanud Husein.
Lebih lanjut ia menyatakan sangat mengidolakan ayahnya. Alex di mata Kemal merupakan orang yang bersemangat untuk segala hal. "Selama ini ayah menjadi idola dan membimbing karier saya. Ayah jadi panutan saya," tutur Kemal.
(ern/ern)











































