Polisi Hanya Menahan 6 Anggota Geng Motor

Polisi Hanya Menahan 6 Anggota Geng Motor

- detikNews
Minggu, 26 Sep 2010 13:51 WIB
Polisi Hanya Menahan 6 Anggota Geng Motor
Bandung - Dari 682 anggota geng motor yang ditangkap Sabtu (25/9/2010) malam dan Minggu (26/9/2010) dini hari, polisi hanya menahan enam orang. Mereka diperiksa intensif di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa. Dari tangan mereka, didapat barang bukti berupa stik baseball, pisau cutter, dan rantai.

"Setelah kita dalami, sudah ada yang diamankan 6 orang karena saat ditangkap kedapatan membawa senjata tajam," ujar Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sriwahyu Utami, kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Minggu (26/9/2010).

Saat ini, mereka diperiksa di Satreskrim Polrestabes Bandung. "Kami masih memeriksa mereka secara intensif," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, senjata yang mereka bawa disita untuk dijadikan barang bukti.

Dijelaskan Endang, penangkapan terhadap 682 anggota geng motor dari berbagai klub tersebut, merupakan kesigapan petugas di lapangan. Sebab, kepulangan mereka dari Subang pasca menghadiri Jambore Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jabar, dikawal polisi.

Saat di Jalan Cihampelas, mereka melakukan pengrusakan warnet, mobil, dan lain-lain. Spontan, mereka pun ditangkap dan langsung digiring ke Mapolrestabes Bandung.

"Awalnya tidak masalah. Tapi saat dari Subang menuju Bandung, mereka melakukan pengrusakan. Makanya langsung kami amankan, termasuk di beberapa titik lainnya di Kota Bandung," pungkasnya.angan mereka, didapat barang bukti berupa stik baseball, pisau cutter, dan rantai.

"Setelah kita dalami, sudah ada yang diamankan 6 orang karena saat ditangkap kedapatan membawa senjata tajam," ujar Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sriwahyu Utami, kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Minggu (26/9/2010).

Saat ini, mereka diperiksa di Satreskrim Polrestabes Bandung. "Kami masih memeriksa mereka secara intensif," ungkapnya.

Sementara, senjata yang mereka bawa disita untuk dijadikan barang bukti.

Dijelaskan Endang, penangkapan terhadap 682 anggota geng motor dari berbagai klub tersebut, merupakan kesigapan petugas di lapangan. Sebab, kepulangan mereka dari Subang pasca menghadiri Jambore Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jabar, dikawal polisi.

Saat di Jalan Cihampelas, mereka melakukan pengrusakan warnet, mobil, dan lain-lain. Spontan, mereka pun ditangkap dan langsung digiring ke Mapolrestabes Bandung.

"Awalnya tidak masalah. Tapi saat dari Subang menuju Bandung, mereka melakukan pengrusakan. Makanya langsung kami amankan, termasuk di beberapa titik lainnya di Kota Bandung," pungkasnya.
(ors/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini