Baik XTC maupun Moonraker mempunyai versi berbeda. Mereka mengklaim, pihak lain yang memulai. Keterangan yang detikbandung peroleh dari Agi, Jubir XTC, sekitar pukul 14.00 WIB, saat 1.500 anggota XTC tengah berkumpul di lapangan, di lokasi Jambore, lebih dari 500 anggota Moonraker melintas di depan mereka.
"Mereka acung-acungin samurai sambil motornya digas. Itu mereka sengaja lakukan. Ya lalu terjadi bentrok," ujar Agi. Menurutnya, hampir semua anggota Moonraker yang melintas membawa samurai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya, kata Agi, bentrok berakhir setelah dibubarkan kepolisian setempat. "Kami heran kenapa mereka bawa senjata. Ini yang akan kami tanyakan nanti ke IMI," ujar Agi.
Menurut Agi, anggotanya bernama Diki Batok (24) terpaksa dilarikan ke RSHS karena perutnya terkena tusukan samurai. "Lehernya juga ditusuk," kata dia.
Sementara itu dihubungi terpisah, Jen, Korlap Moonraker wilayah Jabar, menyatakan bentrok di Subang yang memulai dari pihak XTC. "Mereka yang duluan melempar batu," katanya.
Menurutnya permasalahan di Subang, sudah diselesaikan oleh pihak kepolisian setempat. Dari perwakilan tiap kelompok sudah dipertemukan. "Perwakilan dari masing-masing pihak sudah menyelesaikan masalah dan mendapat arahan dari Polres Subang.
Jambore Otomotif ini dibuka oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Gubernur membuka acara pukul 19.00 WIB.
(ern/ern)










































