Dada yang datang bersama Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi serta beberapa pejabat pemkot lainnya diusir oleh keluarga Alex di Ruang ICU RS Hasan Sadikin (RSHS).
Ia tiba ke ICU RSHS sekitar pukul 15.50 WIB, namun hanya sekitar 7 hingga 10 menit berada di dalam, Dada sudah keluar dengan muka masam. Sat dimintai komentarnya tentng kondisi pasien, Dada menjawab dengan nada kesal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Dada, niatnya datang ke RSHS untuk bertemu dengaan keluarga serta mendoakan Alex agar cepat pulih. "Ya intinya saya ke sini untuk mendoakan. Saya juga kesini diminta oleh dokter, tapi kalau tidak boleh ya sudah mau apalagi," katanya.
Dada mengatakan keluarga Alex merasa terganggu dengan kedatangannya. "Saya juga tidak akan sampai masuk ke dalam, saya juga tahu diri, karena saya tahu kondisinya itu berat. Yah, namanya juga mendoakan, kalau tidak bisa di sini dimanapun juga bisa, yang penting saya sudah datang ke sini," ungkapnya.
Ia pun merasa kecewa atas sikap keluarga tersebut. Ia berjalan dengan cepat menuju loby RSHS kemudian masuk ke mobilnya. "Ya saya kecewa, tapi mau bagaimana lagi?" ucapnya.
Sementara itu salah seorang pejabat pemkot lainnya mengatakan, saat Dada sudah keluar dari ruang ICU ada salah seorang keluaarga Alex lainnya yang mencoba mengejar Dada. "Tadi sempat ada yang mengejar Pak Wali, tapi oleh Pa Wali dibilang sudahlah," tuturnya.
(avi/avi)










































