Penunjukkan Jovo yang sebelumnya merupakan asisten Darko, disambut baik pemain Persib. Salah satunya diungkapkan ikon Persib, Eka Ramdhani, saat dihubungi detikbandung, Jumat (24/9/2010).
"Jovo lebih dekat dengan para pemain. Secara pribadi, saya tidak ada masalah dengan penunjukan beliau (Jovo - red)," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemain pun lebih menghormati Jovo ketimbang Darko. Bahkan, program yang diberikan untuk pemain merupakan kreasi Jovo meski posisi sebelumnya hanya asisten Darko.
"Selama sebulan lebih para pemain berlatih, itu programnya dia (Jovo - red). Para pemain juga lebih respect (hormat - red) sama Jovo," ujar Eka.
Soal bahasa, Eka mengaku tidak masalah meski Jovo hanya fasih berbahasa Inggris. "Soal bahasa, meski kita (pemain - red) juga kurang paham bahasa Inggris, tapi untuk istilah sepakbola saya rasa tidak masalah. Karena istilah sepakbola sudah umum dan dimengerti pemain," ungkap Eka.
Terkait dilengserkannya Darko, Eka enggan berkomentar lebih jauh. Ia memilih menyikapi pergantian pelatih dengan santai. Sebab, penggantian tongkat pelatih merupakan keputusan PT PBB dan manajemen tim.
"Kalau masalah Darko diganti, saya tidak ada tanggapan. Yang jelas itu sudah keputusan bersama antara PT PBB dan manajemen. Sebagai pemain, kami hanya mengikuti apapun hasilnya. Kami harus fokus ke pertandingan," jelasnya.
Informasi yang dihimpun detikbandung, rapat antara PT PBB dan manajemen berlangsung alot sejak pukul 14.00 hingga 01.00 WIB. Hasil akhirnya, Darko harus rela angkat kaki dari tim berjuluk Maung Bandung itu. Hal itu merupakan buntut dari perseteruan Darko dan para pemain beberapa waktu lalu. (ors/tya)











































