Namun, masyarakat harus merogoh kocek lumayan mahal. Sekali terbang, biayanya Rp 2,5 juta. Pesawat yang digunakan ialah CTSW atau pesawat jenis sport yang memiliki kapasitas dua orang.
"Nama layanan ini kami sebut one day captain atau sehari menjadi kapten pilot. Masyarakat bisa mengemudikan pesawat langsung yang nantinya didampingi instruktur," ujar salah satu panitia BAS 2010, Nasrun Natsir, kepada wartawan di Lanud Husein Sastranegara, Jumat (24/9/2010).
Nasrun menjelaskan, masyarakat yang berminat ikut layanan ini harus terlebih dahulu diberi arahan oleh orang terlatih. Selain itu, kapten pilot dadakan juga bakal mendapat sertifikat. "Waktu terbang yang nanti dilakukan selama 45 menit. Pokoknya bakal seru dan menjadi pengalaman tak terlupakan," ujar Nasrun sambil menambahkan kalau pesawat CTSW itu buatan Jerman.
Soal rutenya, Nasrun menyebutkan sejumlah tempat di antaranya Lembang, Ciwidey dan Saguling. "Nanti juga bisa melintas di atas kantor Gedung Sate," ucapnya.
Selama acara BAS berlangsung, yakni mulai 23 hingga 26 September 2010, pihaknya menyediakan empat pesawat CTSW. Ia juga menyebut layanan lainnya, seperti Joy Flight atau terbang gembira dengan durasi terbang 15 menit, serta layanan terbang roller coaster atau peminat merasakan atraksi di udara yang berlangsung 15 menit.
"Semua itu terbang memakai pesawat CTSW. Kalau terbang gembira dan roller coaster, peminat hanya menjadi penumpang," tutur Nasrun.
(bbp/orb)











































