"Lanud Husein Sastranegara selama ini jarang digunakan untuk kegiatan publik. Dengan acara seperti ini (BAS - red), maka ruang publik di Bandung jadi bertambah," kata Ayi kepada wartawan, di Lanud Husein Sastranegara, Kamis (23/9/2010).
Dijelaskannya, penggunaan Lanud Husein untuk kegiatan ruang publik tidak hanya dalam kegiatan bertema dirgantara saja. Selain itu, tempat tersebut juga bisa digunakan untuk kegiatan positif lainnya.
"Bisa saja nanti acara Helarfest, pameran, atau kegiatan lainnya menggunakan area di Husein Sastranegara," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Asep Adang Supriyadi mengatakan, Lanud Husein adalah milik masyarakat, khususnya warga Kota Bandung. Pihaknya menyatakan areal Lanud Husein terbuka terbuka bagi publik jika ingin digunakan untuk kegiatan positif.
"Area di tempat kami ini boleh dikatakan paling besar di Bandung. Lanud Husein Sastranegara terbuka bagi masyarakat atau siapapun jika ingin melakukan kegiatan positif," jelasnya.
Asep menambahkan, pihaknya akan terus menjalin hubungan dengan Pemkot Bandung jika ingin menggelar kegiatan kreatif di Lanud Husein. Selain area lahan yang luas, faktor keamanan di sana juga dijamin aman. "Kita siap saja bagi yang ingin menggelar acara di sini. Kalau saya, tinggal menunggu perintah saja (dari Pemkot Bandung)," tandasnya. (orb/orb)










































