Pantauan detikbandung, puluhan pengunjung terlihat berteduh di bawah sayap pesawat. Hal itu karena para pengunjung ingin tetap melihat sejumlah atraksi di acara tersebut.
"Tadi enggak bawa payung. Terpaksa berteduh di sini (di bawah sayap pesawat -red), sambil lihat-lihat atraksi," ujar Rahmat Arif (34), kepada detikbandung, saat berteduh di bawah sayap pesawat.
Rahmat sengaja datang ke acara BAS bersama seorang isteri dan dua anaknya. Meski acara sangat menghibur, ia mengeluhkan cuaca terik di tempat ia dan para pengunjung lainnya menonton.
"Acaranya cukup menghibur, tapi cuacanya panas. Saya sengaja ke sini untuk mengenalkan anak-anak pada pesawat," jelasnya.
Acara BAS sendiri mendapat antusiasme yang bagus dari masyarakat. Hingga pukul 12.15 WIB, para pengunjung masih terus berdatangan. Selain dihadri siswa SD
hingga SMA, masyarakat umum juga banyak yang datang ke lokasi kegiatan.
Dalam kegiatan ini, ditampilkan beragam jenis pesawat mulai dari pesawat militer angkut, pesaawat militer tempur, pesawat microlight atau trike, dan lain-lain. Sementara, atraksi terjun payung baru saja dimulai sekitar pukul 12.10 WIB.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat seperti Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb Asep Adang Supriyadi, dan lain-lain. (orb/ern)











































