Besi penutup saluran air berdiameter sekitar 70 centimeter yang berada di Jalan Bengawan tepatnya dekat Taman Jalan Anggrek raib. Akibatnya, lubang saluran sedalam 2 meter tersebut jadi ranjau berbahaya bagi para pengendara yang melintas.
Pantauan detikbandung, Sabtu (18/9/2010) lubang tersebut berada di tengah badan jalan sekitar 2 meter dari trotoar. Untuk menandai lubang tersebut terlihat 2 karung berisi batu-batu yang disimpang diantara lubang tersebut.
Akibatnya, kendaraan yang akan melintas dari arah Jalan Bengawan menuju Jalan Cilaki harus ekstra hati-hati. Karena sisa jalan pas hanya untuk 1 kendaraan. MObil pun harus pelan-pelan agar tidak terperosok. Begitu juga dengan motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin siang kayanya masih ada. Tapi kemarin kan hujan deras sekali. Selokan sampai penuh, air meluap sampai ke jalan. Tingginya lebih dari trotoar," ujar Apanti saat ditemui di lokasi, Sabtu (18/9/2010).
Karung berisi batu-batuan tersebut, dipasang oleh warga sekitar untuk menghindari jatuhnya korban. (tya/bbp)











































