Jalur Lingkar Nagreg Sempurna pada Akhir 2011

Jalur Lingkar Nagreg Sempurna pada Akhir 2011

- detikNews
Jumat, 17 Sep 2010 11:34 WIB
Jalur Lingkar Nagreg Sempurna pada Akhir 2011
Bandung - Pengerjaan jalur lingkar Nagreg akan kembali dilakukan segera setelah penutupan kembali jalur tersebut pada H+10, Senin (20/9/2010). Targetnya, jalur lingkar Nagreg akan selesai 100 persen pada akhir tahun 2011.

"Jalur lingkar Nagreg akan selesai sempurna pada akhir tahun 2011 mendatang. Masih ada 1 tahun anggaran lagi untuk menyelesaikan jalur ini. Semoga saja pemerintah menganggarkan lagi," ujar Kepala Satuan Kerja Pembangunan Jalan Jembatan Nagreg, Agus Hendarto saat dihubungi detikbandung via telepon selularnya, Jumat (17/9/2010).

Untuk menyelesaikan jalur lingkar Nagreg, Agus memprediksi, dibutuhkan dana sekitar Rp 100 miliar hingga Rp 130 miliar. Sementara sejak pembangunan dimulai tahun 2007, proses pembangunan jalur tersebut telah menelan biaya sekitar Rp 240 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kira-kira butuh sekitar Rp 100 miliar sampai Rp 130 miliar agar jalur lingkar Nagreg sesuai dengan desain. Itu untuk menyempurnakan bagian-bagian yang saat ini belum selesai. Seperti pelebaran jalan, penyempurnaan tebing, saluran drainase, rambu, dan penerangan," tuturnya.

Agus mencontohkan, lebar jalan di lingkar Nagreg saat ini baru sekitar 6 meter dari rencana 11 meter. "Kalau kemarin kan banyak yang tidak kuat di tanjakan, karena ragu-ragu saat akan menyalip. Kalau nanti sih bisa lebih nyaman karena jalannya lebar. Tebing yang sekarang ini telanjang juga nanti akan diperkuat," kata Agus.

Pada musim mudik tahun 2011, Agus menyatakan kemungkinan jalur tersebut akan dibuka kembali. "Tentunya dengan kondisi yang lebih baik karena tinggal penyempurnaan yang tidak mengganggu," paparnya.

Setelah selesai nanti, jalur lingkar Nagreg akan menjadi jalur utama atau jalan nasional. Penggunaannya akan dilakukan 1 arah, dari arah Tasikmalaya ke Bandung. "Nantinya, jalur lingkar Nagreg bukan lagi disebut jalur alternatif, tapi sudah jalur utama," tutup Agus.

(tya/ern)


Berita Terkait