"Dibanding bulan biasa, selama Ramadan jumlah pendonor mengalami penurunan hingga 80 persen," kata Kasubag Informasi Komunikasi dan Organisasi PMI Kota Bandung Kristin Munandar, di Markas PMI Kota Bandung, Jalan Aceh, Kamis (16/9/2010).
Sementara pasca Lebaran hingga sekarang, jumlah pendonor masih di kisaran 50 orang per hari. Diprediksi, jumlah pendonor akan kembali normal minggu depan. Untuk kebutuhan darah, sebelum bulan puasa, PMI sudah menyimpan stok darah sebanyak mungkin. Sehingga saat menjelang dan pasca Lebaran, persediaan darah masih ada, meski dikatakan minim.
"Tahun ini relatif bagus dan masih ada persediaan darah pasca Lebaran. Kalau tahun lalu, hampir semua stok darah pasca Lebaran kosong," jelasnya.
Faktor menurunnya jumlah pendonor diperkirakan karena banyaknya warga yang mudik hingga saat ini. Bahkan, selama bulan ramadan, masyarakat cenderung enggan mendonorkan darah dengan alasan puasa.
"Banyak pendonor sukarela yang mudik dan belum pulang sampai saat ini. Diperkirakan mulai minggu depan persediaan dan jumlah pendonor kembali normal," katanya.
Hingga hari ini, persediaan trombosit untuk golongan darah A 15 labu, B 20 labu, O 30 labu, dan AB 15 labu. Sementara untuk sel darah merah, golongan darah A dan AB mengalami kekosongan. Namun untuk golongan darah B ada 150 labu dan O 400 labu.
(ors/ern)











































