Lebaran Usai, Pengangguran di Bandung Menjamur

Lebaran Usai, Pengangguran di Bandung Menjamur

- detikNews
Rabu, 15 Sep 2010 17:46 WIB
Bandung - Sudah menjadi tradisi tahunan, usai lebaran Bandung didatangi para pendatang dari daerah yang mencari kerja. Sayangnya mayoritas mereka tak mempunyai keterampilan. Otomatis, jumlah pengangguran pun bertambah. Belum lagi, Pemkot Bandung tak bisa mengembalikan mereka ke daerah asalnya karena tak ada aturannya.

Kasi Pengawasan dan Yustisi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Taspen Effendi, mengatakan saat ini Pemkot Bandung belum memiliki peraturan untuk mengembalikan pendatang yang menganggur ke daerah asalnya. Hal itulah yang menyebabkan makin bertumpuknya pengangguran di Kota Bandung.

"Ciri Kota Bandung makin banyak pendatangnya adalah banyak pengangguran. Karena memang banyak sekali pendatang ke Bandung yang tidak punya keterampilan, sehingga tidak bisa bersaing," ujarnya saat ditemui disela-sela Operasi Yustisi di Terminal Cicaheum, Rabu (15)/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, ujar Taspen, pihaknya juga tidak bisa melarang orang dari daerah lain untuk datang ke Bandung. Namun ia berharap agar para pendatang berbekal keterampilan dan kemampuan.

"Makanya kita tanya pendatang ini dari mana, mau ke mana, sudah punya pekerjaan atau mau cari pekerjaan. Kita tidak bisa melarang mereka, asal mereka juga mau tertib administrasi," terang taspen.

Selain itu, banyaknya pintu menuju Bandung juga menjadi penyebab banyaknya pendatang setiap tahun. "Kita kan punya empat pintu. Terminal Cicaheum, Teminal Leuwipanjang, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Bandung. Itu kan mempermudah pendatang, belum lagi yang datang pakai motor atau kendaraan sendiri," kata Taspen.

(avi/ern)


Berita Terkait