Hal itu disinyalir menjadi sasaran empuk bagi para pencopet yang biasa beroperasi di kereta api atau sekitar stasiun.
"Penumpang banyak yang datang ke stasiun sebelum waktunya. Bahkan beberapa jam sebelum keberangkatan, mereka sudah berdesakan masuk ke dalam kereta agar dapat tempat duduk," papar Kepala Humas PT KAI Daop 2 Bandung Bambang Setio Prayitno, di ruang kerjanya, Senin (13/9/2010).
Biasanya saat berdesakan itu, para pencopet melakukan aksinya memanfaatkan situasi yang ada. "Kalau penumpang lagi berdesakan, itu jadi peluang copet untuk beraksi," ungkapnya.
Bambang menjelaskan, kereta yang diprediksi jadi sasaran favorit copet saat arus balik ini ialah kereta jurusan Surabaya. Sebab, kereta ekonomi jurusan Surabaya-Bandung yang berhenti di Stasiun Kiaracondong, selalu dipenuhi penumpang.
"Kereta itu datangnya malam dan baru berangkat dari Stasiun Kiaracondong sekitar jam 06.00 WIB. Tapi penumpang banyak yang masuk ke dalam kereta saat kereta baru datang ke stasiun, padahal berangkatnya masih lama," katanya.
Bahkan saat berangkat dari stasiun, volume penumpang di dalam kereta bisa mencapai 150 persen dari kapasitas yang ada.
(ors/avi)










































