"Saya mengundang masyarakat untuk menghadiri acara silaturahim open house di kediaman resmi Gubernur Jawa Barat Pakuan, silahkan juga untuk mencicipi
aneka menu makanan khas Jawa Barat," ujar Heryawan dalam rilis yang diterima detikbandung, Kamis (9/9/2010).
Bagi warga Jabar yang mudik, Heryawan pun mengimbau agar para pemudik memperhatikan keselamatan dan kenyamanan di jalan. Baik yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat atau pemudik yang menggunakan angkutan umum.
"Khusus pemudik pengguna motor untuk meningkatkan kewaspadaannya mengingat hujan terus mengguyur. Selain itu agar tidak melebihi muatan, baik jumlah penduduk maupun barang bawaan. Tentunya kita harapkan semua berjalan lancar dan selamat hingga balik kembali ke rumah. Mematuhi ketentuan dan rambu di jalan juga menjadi satu hal yang harus diperhatikan. Mudik harus berjalan dengan aman, nyaman dan lancar. Selebihnya saya ucapkan selamat mudik lebaran, dan kembali dengan sehat dan selamat," tegas Heryawan.
Lebih lanjut Heryawan mengimbau agar pemudik menitipkan keamanan rumah yang ditinggal selama mudik kepada petugas yang ditunjuk atau tetangga yang tidak
mudik. Dirinya meminta kepada aparat berwajib agar memperhatikan keamanan lingkungan selama musim mudik. Hal itu harus diperhatikan guna menghindari
kondisi yang tidak kita inginkan bersama.
"Tentunya patroli lingkungan, baik oleh aparat berwajib maupun petugas yang ditunjuk harus memperhatikan keamanan selama musim mudik," ujarnya.
Heryawan pun mengucapkan Mohon Maaf Lahir Batin kepada masyarakat Jabar. Ia berharap, Ramadan yang sudah dijalani dapat memberikan makna pembersihan diri untuk menjadi manusia takwa.
"Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Saya menghaturkan permohonan maaf lahir batin, Selamat Idul Fitri 1431 Hijriyah, Taqabbalallahu Minna Wa minkum, semoga amal baik kita semua diterima Allah SWT, dan kita semua dijadikan sebagai manusia terbaik di muka bumi ini. Bersama membangun Jawa Barat mewujudkan masyarakat yang mandiri, dinamis dan sejahtera," tutur yang mengikuti acara peninjauan udara kondisi lalu-lintas Nagrek, Tol Cikopo Cikampek dan Losari Cirebon bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jawa Barat, Kamis (9/9/2010).
(tya/tya)











































