Jaja (43) ketua RW 20 menuturkan, selain untuk mengontrol ketinggian air, perahu juga dioperasikan untuk menjemput warga yang akan keluar dari rumah.
"Ada 4 perahu yang difungsikan untuk pantau tinggi air dan situasi di rumah warga," ujar Jaja.
Jaja mengatakan, hingga saat ini ratusan warga di Kampung Cieunteung masih tetap bertahan di rumah masing-masing. Tercatat hanya ada 10 KK yang mengungsi di Kantor DPC PDIP Kabupaten Bandung.
"Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam banjir kali ini. Warga seperti biasa melakukan aktivitasnya," katanya.
Pantauan detikbandung 4 perahu tersebut terus meneruk bolak-balik untuk memantau air dan kondisi warga. Terlihat para warga berusaha mengeluarkan air dari dalam rumah. Mereka juga beraktivitas mempersiapkan lebaran dengan membuat ketupat.
(tya/tya)











































