Komplotan Copet dan Polisi Kereta Kerap Petak Umpet

Komplotan Copet dan Polisi Kereta Kerap Petak Umpet

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 08 Sep 2010 14:33 WIB
Komplotan Copet dan Polisi Kereta Kerap Petak Umpet
Bandung - Para pemudik yang menggunakan kereta api mesti waspada terhadap aksi pencopetan. Meski para polisi kereta terus berusaha mengantisipasi. Komplotan copet kerap petak umpet menghindari petugas kemanan di stasiun.

"Memang sih kami sudah mengetahui ciri-ciri kawanan pencopet itu. Tetapi mereka kerap kucing-kucingan atau petak umpet saat mengetahui adanya petugas keamanan. Atau mereka pergi menjauh," jelas Komandan Regu Polisi Kereta Stasiun Kiaracondong, Ade Rahmat, saat ditemui wartawan, Rabu (8/9/2010).

Ade bersama 20 personel polisi kereta yang bertugas di Stasiun Kiaracondong harus bekerja ekstra megamankan pemudik dari ulah tangan-tangan jahil. Ia mengatakan, hingga H-2 lebaran di Stasiun Kiaracondong, tercatat satu kasus laporan pencopetan.

"Pinginnya kami menangkap basah si pencopet. Atau korban langsung menunjuk si pelaku. Sebab bila tidak ada bukti, kami tentu kesulitan menindak para copet. Ya kalau ketangkap dengan ada bukti, kami serahkan ke polsek terdekat," jelas Ade.

Ia menuturkan, para pencopet biasa melancarkan aksinya saat penumpang turun dan naik kereta. Dalam kondisi berdesakan itulah komplotan pencopet mengerayangi mangsanya. Dalam sekejap, dompet atau barang berharga seperti ponsel, berpindah tangan tanpa disadari korban.

"Selain itu, pencopet sering beraksi di dalam kereta yang sedang melaju. Sasarannya penumpang yang naik KRD atau kereta ekonomi," ungkap Ade.

Selama musim mudik volume penumpang terus meningkat dibanding hari biasa. Petugas polisi kereta dibantu 20 personel Brimob Polda jabar serta unsur TNI, bersaiga di area stasiun. Setiap pintu gerbong terus diawasi saat posisi kereta menurunkan dan menaikan penumpang.

"Kami terus tetap menjaga kemanan. Sebab, para pencopet itu komplotan. Sekali beraksi, jumlahnya 15 hingga 20 orang," terang Ade.

Pantauan detikbandung, petugas Brimob Polda Jabar berjaga-jaga di lokasi sambil menenteng senjata laras panjang. Sementara petugas kereta berulang kali mengimbau melalui pengeras suara agar penumpang hati-hati dari segala tindak kejahatan. (bbp/tya)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads