"Diharapkan dengan pengadaan ini maka jumlah buku pelajaran gratis lebih banyak lagi dan menjangkau lebih luas lagi. Ini merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat khususnya mendorong semakin majunya kualitas pendidikan. Dengan buku pelajaran gratis selain mengurangi beban orangtua juga mendorong minat baca buku di kalangan siswa," ujar Heryawan dalam rilisnya yang diterima detikbandung, Selasa (7/9/2010).
Pengadaan buku gratis itu dilaksanakan Dinas Pendidikan Pemprov Jawa Barat pada akhir Agustus 2010 menggunakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).
Hingga 7 September 2010, setiap paket rata-rata diikuti lebih dari 50 peserta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawa Barat dalam meningkatkan mutu sekaligus akses pendidikan di Provinsi Jawa Barat.
"Rencananya buku akan disebarkan kepada seluruh sekolah dan dapat digunakan siswa pada tahun pelajaran 2010/2011," tuturnya.
Kali ini, lanjut Ika, paket lelang lebih banyak, dengan pagu tidak terlampau besar. Kondisi itu memungkinkan perusahaan percetakan di Jabar berpeluang
sama besar. Apalagi jumlah vendor percetakan di Jabar yang mendaftar untuk mendapat User ID dan password terus meningkat. Demikian pula peserta training aplikasi SPSE yang diadakan Balai LPSE setiap hari Rabu dan Kamis, cukup banyak.
Bahkan menjelang libur, sudah banyak vendor yang meminta untuk ikut training. Hal tersebut menunjukkan para vendor cukup antusias untuk mengikuti lelang buku tersebut.
(ern/tya)










































