Melalui pengeras suara, petugas terminal Leuwipanjang menyerukan agar penumpang waspada terhadap kejahatan.
Menurut Kepala Terminal Leuwipanjang Erick Soedjana mengatakan, pihaknya terus memerhatikan setiap penumpang yanga akan naik ke dalam bus, agar terhindar dari kejahatan.
"Tiap 30 menit atau 45 menit petugas kami menyampaikan imbauan melalui pengeras suara di dalam terminal, dan bisa terdengar oleh seluruh penumpang. Kami mengimbau agar penumpang hati-hati baik saat berada di terminal atau di dalam bus," tegasnya.
Meski diakui Erick sejak H-7 hingga saat ini tidak ditemukan tindak kejahatan seperti hipnotis, penipuan atau pecopetan, namun pihaknya tetap meminta penumpang untuk waspada.
"Saya mengimbau agar penumpang tidak membawa barang berharga berlebihan dan memakai perhiasan mencolok," imbaunya.
Beberapa spanduk yang ada diluar dan di dalam terminal di antaranya bertuliskan 'Hati-hati bahaya hipnotis mengincar anda setiap saat, jangan menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal'.
Pantauan detikbandung di terminal Leuwipanjang, para penumpang yang tiba sudah mulai ramai. Sementara untuk keberangkatan diperkirakan akan mulai ramai menjelang sore.
(avi/avi)










































