Hal tersebut diungkapkan Popon (38) ibunya Makmun saat ditemui di Ruang Anak 5 RS Hasan Sadikin (RSHS), Senin (6/9/2010).
"Awalnya mah sehat, tapi pas habis ditendang itu badannya langsung panas. Punggung bagian belakangnya sakit, minta dipijitin terus," tutur Popon.
Bahkan menurut Popon, anaknya tersebut menderita bocor jantung. Hidung Makmun pun sempat mimisan sampai sprei kasurnya pada hari Sabtu (4/9/2010).
"Kata dokter sih bocor jantung. Waktu hari Sabtu (4/9/2010) juga mimisannya banyak, sampai kotor ke kasur. Terus pas udah di infus mah enggak, habis 3 botol," terang Popon.
Sudah 6 hari Makmun dirawat di Ruang Anak 5 RSHS, Popon belum tahu kapan anak keempatnya ini bisa pulang ke rumah. "Belum tahu kapan, jantungnya naik turun terus, ada tipesnya juga. Kalau batuk juga suka sakit dadanya. Ya mudah-mudahan cepat sembuh anak saya," lirihnya.
Makmun siswa kelas 6 SD Cikudayasa ini harus terkapar di rumah sakit akibat perilaku buruk gurunya. Makmun ditendang gurunya saat sedang Pesantren Kilat (Sanlat), Selasa (24/8/2010).
Saat itu anaknya dan teman-temannya sedang mengantre untuk mendapatkan nilai agama. Karena antrean panjang, Makmun berdiri di dekat pintu. Tiba-tiba guru tersebut menendang punggung Makmun.
(ver/ern)











































