Pantauan detikbandung, tulisan 'Heryawan tolol, Apbd jebol' tersebut ditorehkan di tangga menuju tiang bendera, dan 10 tulisan 'Heryawan tolol' tertera di jalan halaman Gedung Sate. Tulisan tersebut berhuruf kapital dan ditulis menggunakan spidol warna merah.
Dua orang penulis tersebut kemudian diikuti oleh Petugas Kemananan pemprov Jabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka juga meminta kepada KPK dan pihak berwenang untuk menelusuri pembuatan kartu lebaran yang menggunakan dana APBD.
"Kami mendesak agar KPK dan pihak berwenang untuk mengusut tuntas penggunaan anggaran kartu lebaran Gubernur Jabar. Ini sudah ada penyalah gunaan, karena diambil dari APBD," tegasnya.
Menurutnya, silaturahmi tidak harus memakai kartu lebaran, apalagi menggunakan dana APBD. "Lebih baik dana tersebut digunakan untuk warga yang membutuhkan, seperti untuk membayar biaya kesehatan, penanganan aksara di Jabar, dan perbaikan sekolah," ucapnya.
Selain melakikan aksi corat coret, mereka juga membawa beberapa poster yang di antaranya bertuliskan 'Rakyat butuh makan, tidak butuh kartu lebaran, dan 'Heryawan gagal pimpin Jabar'.
Aksi ini dijaga puluhan aparat kepolisian.
(avi/ern)











































