Pengamat: Ini Kebijakan yang Sangat Tidak Etis

Kartu Lebaran Gubernur Jabar Rp 1,5 M

Pengamat: Ini Kebijakan yang Sangat Tidak Etis

- detikNews
Jumat, 03 Sep 2010 14:07 WIB
Pengamat: Ini Kebijakan yang Sangat Tidak Etis
Bandung - Pengamat pemerintahan Unpad I Gde Pantja Astawa menilai penyebaran kartu lebaran gubernur dan wakil gubernur kepada ratusan warga Jabar, kebijakan yang sangat tidak etis. Menurut dia waktunya tidak tepat, di saat masyarakat kecil tengah sibuk memikirkan harga bahan pokok yang makin hari makin mencekik.

"Tujuannya baik, cuma pertama timingnya enggak tepat. Saat masyarakat kita saat ini masih sibuk berbicara dengan kebutuhan pokok yang mahal," ujar Pantja satt dihubungi detikbandung melalui telepon, Jumat (3/9/2010).

Menurutnya jika hanya sekedar untuk menyapa atau silaturahmi masyarakat, hal itu berlebihan. "Kalau hanya sebatas untuk menyapa warga hingga menghabiskan dana hingga miliaran rupiah, saya nilai saya nilai itu kebijakan yang sangat tidak etis," tandasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengucapkan selamat hari raya, menurut Pantja lebih efektif dilakukan di media massa. "Bisa jutaan manusia loh yang melihat atau membacanya. Bisa jadi sampai ke pelosok desa," katanya.

Selain itu, Pantja juga mempertanyakan pos anggaran yang dipakai. "Saya yakin di APBD tidak ada nomenklatur untuk anggaran kartu lebaran. Ini yang patut dipertanyakan dari mana anggarannya," tegasnya.
(ern/avi)


Berita Terkait