"Hingga saat ini masih sepi, masih stabil seperti hari biasa," kata Kepala Terminal Cicaheum Sondang Saragih, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/8/2010).
Sementara untuk kesiapan menghadapi arus mudik dan balik, Terminal Cicaheum sudah menyiapkan 414 bus. Di mana 130 di antaranya merupakan bus antar kota antar provinsi (AKAP), 224 antar kota dalam provinsi (AKDP), 20 bus cadangan, dan 20 bus bantuan dari Perum Damri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun sekarang memang lebih sedikit armadanya dibanding tahun lalu. Bedanya sekitar 13 unit bus," ungkapnya.
Sondang menyatakan, penurunan jumlah armada yang diturunkan diprediksi karena masyarakat banyak menggunakan sarana transportasi lain. Misalnya kereta api,
pesawat, travel, dan lain-lain. Bahkan banyak pemudik yang kini menggunakan kendaraan pribadi.
"Menurut saya, saat ini menunjukkan tingkat kesejahteraan masyarakat sudah membaik. Sehingga saat mudik banyak yang pakai kendaraan pribadi atau kendaraan sewaan," paparnya.
(ors/ern)











































