Massa datang sekitar pukul 14.05 WIB, Rabu (1/9/2010) di depan Kantor KPU dan langsung menggelar aksi. Selain berorasi, massa juga membawa keranda mayat dengan kain pembungkus warna hitam, sebagai simbol matinya demokrasi di Kabupaten Bandung.
Selain itu, massa juga membawa berbagai poster berisi kecaman terhadap KPU. Beberapa di antaranya adalah 'Obar Biang Kerok Kabupaten Bandung', 'Obar = Kompeni', 'KPUD =Komisi Pemenangan Untuk Dadang-Deden'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menuntut pembekuan KPUD Kabupaten Bandung karena secara jelas melakukan kecurangan secara sistematis. Hal itu terkait perhitungan suara dan proses
rekapitulasi," ujar salah seorang demonstran, Deni Muhammad Abdullah, dalam orasinya.
Dijelaskannya, pihaknya juga menuntut agar Ketua KPU Kab Bandung Osin Permana diseret ke jalur hukum. Mereka juga menuntut digelarnya pemilukada ulang di Kabupaten Bandung.
"Semua proses yang berjalan saat ini harus dihentikan dan dikembalikan ke KPU Jabar atau pusat," tegasnya.
(ors/ern)











































