Pasangan Deding-Siswanda Minta Pemilihan Diulang

Pemilukada Kab Bandung

Pasangan Deding-Siswanda Minta Pemilihan Diulang

- detikNews
Selasa, 31 Agu 2010 21:24 WIB
Bandung - Tim pemenangan pasangan Deding Ishak-Siswanda meminta pemilukada diulang karena diindikasikan berjalan dengan penuh kecurangan, salah satunya rekayasa program penghitungan suara quick count.

"Kami menginginkan dilakukannya pemilukada ulang dengan sistem dan proses yang lebih fair," tegas Dadi Ahmad Fudholi, kepada wartawan, di Rumah Makan Ampera, Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (31/8/2010).

Menurutnya hasil quick count versi KPU yang sempat dilansir di beberapa media harus dibatalkan, karena proses perhitungannya dimanipulasi oleh oknum staf KPU bagian IT.

Rekayasa yang dilakukan oknum berinisial TM tersebut, kata dia, jelas merugikan banyak pihak. Selain pasangan cabup-cawabup, hasil quick count versi KPU juga merugikan masyarakat.

Sebab, hasil yang ditampilkan menggiring opini publik dan menilai pasangan Dadang Nasser-Deden R Rumaji sebagai pemenang. Sedangkan proses penghitungan manual belum selesai hingga saat ini.

Menurut dia, bobolnya program penghitungan suara hingga bisa direkayasa, menunjukkan KPU tidak becus sebagai penyelenggara. Lebih lanjut Dadi mengaku menemukan kecurangan berupa money politic yang dilakukan salah satu calon agar mendapat raihan suara terbanyak.

"Langkah yang akan kami lakukan saat ini ialah mengumpulkan bukti-bukti kecurangan dan rekayasa. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan pasangan lain agar pemilukada ini diulang," paparnya.

Dadi mengatakan, berdasarkan hasil quick count yang dilakukan tim pemenangan Deding Ishak-Siswanda, pasangan nomor urut 4 itu menempati urutan suara terbesar ketiga sebanyak 20,97 persen suara.

Sementara di urutan satu dan dua ditempati pasangan Dadang Nasser-Deden R Rumaji (26 persen) serta Ridho Budiman-Dadang Rusdiana (21

(ors/ern)


Berita Terkait