"Tiga hari belakangan ini kami sedang mengupayakan relokasi bagi korban. Masa warga mau ngungsi di masjid terus," ujarnya saat ditemui detikbandung, di lokasi kebakaran, Senin (30/8/2010).
Ide untuk melakukan relokasi bagi warga justru muncul dari pengurus posko, bukan dari pemerintah setempat seperti pihak kelurahan atau kecamatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, warga yang rumahnya hancur terbakar mengungsi di masjid terdekat. Sekitar 8 KK atau 30 jiwa, masih mengungsi di masjid terdekat sejak hari pertama pasca kebakaran. "Enggak enak kalau ngungsi terus d masjid. Masjid kan untuk tempat ibadah," katanya.
Sementara terkait upaya relokasi, warga akan diminta untuk mencari kontrakan sendiri. Setelah dapat kontrakan, mereka akan diberi uang, makanan, perbekalan, dan lain-lain hasil dari sumbangan para donatur.
"Mungkin Rabu ini baru akan direlokasi. Sekarang masih harus dibicarakan lagi dengan warga," jelasnya.
Selain mengungsi di masjid, kata Yayu, korban juga banyak yang mengungsi ke rumah saudaranya.
(ors/tya)











































