"Kalau jadi tentara saya baru 3 kali. Selain jadi Tentara, kadang saya juga ngaku jadi preman," ujar Dani di Mapolsekta Astana Anyar, Senin (30/8/2010).
Modus yang dilakukan Dani, ia berpura-pura mencari pelaku tawuran yang memukuli adiknya. Setelah 1 korban ditemukan kemudian ia meminta pertanggungjawaban. Ia lalu membawa korban ke tempat sepi. Biasanya di tempat sepi tersebut korban barang-barangnya diminta setelah itu ditinggalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya kenapa ia melakukan itu, Dani pun menjawab "Saya butuh duit buat anak sekolah, bayar kontrakan dan buat lebaran," akunya.
(tya/ern)











































