"Kalau lebih dari delapan ton maka petugas yang ada di lapangan menyuruh balik kendaraan itu," tegas Heryawan saat meninjau dan uji coba jalur Lingkar Nagreg, Sabtu (28/8/2010).
Alasan tersebut, kata Heryawan, karena mengingat jalan tersebut tergolong baru dan dipakai untuk keperluan mudik lebaran tahun ini. Berdasarkan keterangan para ahli yang membangun proyek ini, kendaraan memiliki tekanan sumbu terberat delapan ton yang cocok berseliweran di Lingkar Nagreg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Heryawan meinta kepada pihak terkait untuk tegas dan disiplin menjalankan aturan teknis tersebut. Tak lain agar terciptanya suasana mudik yang aman dan nyaman.
(bbp/ern)










































