Lalu jika ditambah dengan biaya pengiriman dan perangko, totalnya hampir mencapai Rp 1,5 miliar atau tepatnya Rp 1.462.500.000. Setiap kartu memakai perangko prisma seharga Rp 1.500 dan biaya proses oleh PT Pos Rp 750.
"Saya kira harganya sangat murah, harganya cuma Rp 1.000 per lembar. Bayangkan dengan harga kartu undangan kawinan yang biasa Rp 10.000 per buah," ujar gubernur usai membuka Bazar Ramadan di IBCC, Jalan Ahmad Yani, Kamis (26/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal adanya pendapat kenapa gubernur tak mengirimkan ucapan lebaran melalui SMS, Heryawan menyatakan pengiriman melalui SMS pun dia tempuh. "Saya juga kirim SMS. Kartu lebaran kan jumlahnya hanya 1 persen dari jumlah penduduk Jawa Barat," ujar Heryawan.
Heryawan menilai mengirimkan ucapan selamat lebaran dengan kartu lebih baik dibandingkan SMS. Melalui pesan singkat elektronik, katanya, mempunyai kelemahan, yaitu gampang dihapus dan bisa saja tak terbaca.
"Selain itu bisa saja ada orang yang mengatasnamakan gubernur kirim SMS, bisa siapa saja, cuma pakai tanda kurung gubernur di dalamnya," kata Heryawan.
(ern/tya)











































