Pengamat kebijakan publik Agus Pambagyo meminta DPRD Jabar segera memanggil Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk meminta keterangan darimana asal dana untuk pembuatan dan pengiriman kartu lebaran. Menurut Agus, sangat tidak etis jika Gubernur menggunakan dana dari APBD.
"DPRD Jabar harus memanggil Gubernur untuk mempertanyakan, apakah dana untuk pembuatan dan pengiriman kartu lebaran itu dari uang pribadi atau APBD. Bagi saya, menggunakan uang APBD itu tidak etis. Tapi kalau menggunakan uang pribadi itu tidak masalah," ujar Agus saat dihubungi detikbandung melalui telepon selularnya, Rabu (25/8/2010).
Agus mengatakan DPRD harus segara mencari tahu asal dana pembuatan dan pengiriman kartu lebaran. Jika menggunakan APBD, menurut Agus, masih ada kepentingan lain yang harus diutamakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam berita sebelumnya, total anggaran sementara, jika Gubernur mengirimkan 350 kartu dengan harga 1 kartu Rp 2.250, maka biaya yang harus dikeluarkan Rp 787.500.000.
(tya/tya)











































