Simbol Perjuangan dan Cinta Inggit Masih Tersimpan Rapi

Surat Nikah Soekarno-Inggit Akan Dijual

Simbol Perjuangan dan Cinta Inggit Masih Tersimpan Rapi

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 24 Agu 2010 16:00 WIB
Simbol Perjuangan dan Cinta Inggit Masih Tersimpan Rapi
Bandung - Selain surat nikah dan surat cerai Inggit Garnasih-Soekarno, TitoΒ  Zeni Asmarahadi (63), cucu angkat Inggit Garnasih juga memiliki barang peninggalan Inggit lainnya yang cukup bersejarah. Salah satunya, batu pipisan. Batu inilah yang membiayai perjuangan Soekarno muda.

"Batu ini sangat berharga sekali. Dengan batu inilah Ibu Inggit membuat racikan jamu dan bedak hingga membiayai kuliah dan perjuangan Soekarno. Tanpa batu itu, Soekarno tak akan bisa besar dan juga tak bisa raih gelar insinyur," ujar Tito ditemui di kediamannya Jalan Margajaya Dalam 4 Blok D 34 Komplek Cibolerang Indah kepada detikbandung, Selasa (24/8/2010).

Batu pipisan merupakan alat perjuangan dan juga simbol cinta kasih Inggit terhadap Soekarno. Selain batu pipisan, Tito juga masih menyimpan meja belajar Bung Karno saat kuliah di THS (ITB), meja tamu, tempat tidur, risbang, dan juga lemari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua tersimpan di rumah saya di lantai dua. Setiap hari saya rawat dengan baik," tuturnya.

Kecewa karena merasa dilupakan Pemprov Jabar, Tito berencana menjual surat nikah dan cerai Inggit-Soekarno. Pada 1983, Tito mengaku ada orang berkewarganegaraan Belanda menawar kedua surat itu Rp 2 miliar.

(ern/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads