"Setiap hari ada 300 napi yang ikut pesantren dari pagi hingga sore, full day. Kegiatannya digelar di Masjid Daarut Taubah di lingkungan rutan," ujar Karutan Kebon Waru Suharman ditemui di kantornya, Jalan Jakarta, Senin (23/8/2010).
Menurut Suharman, sebenarnya kegiatan pesantren ini tak hanya digelar di bulan puasa. Namun selama bulan puasa, para napi dan tahanan makin getol. "Sekarang mereka makin getol ikut kegiatannya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap pagi solat tobat, dhuha, sama istiadah. Trus siang hari tadarus sama dengerin ceramah. Sore hari sebelum buka juga sama tadarus sama dengerin ceramah," ujar Deden.
Di Rutan Kebon Waru terdapat 476 napi dan 648 tahanan, di mana mayoritas beragama Islam.
(ern/ern)











































