Menurut koordinator posko kebakaran, Teddy Muhammad Yusuf, lokasi terparah kebakaran terjadi di RW 8. Di mana, 52 rumah hangus dilalap si jago merah. Sementara di RW 7, ada 5 rumah yang terbakar.
"Yang paling parah di RW 8, ada sekitar 52 rumah yang terbakar. Ada juga toko sepeda tiga lantai yang saat ini masih terlihat mengepulkan asap sisa kebakaran," jelasnya kepada wartawan, di lokasi kebakaran, Minggu (22/8/2010).
Di RW 8, dari 52 rumah yang terbakar, 32 di antaranya benar-benar rata setelah diamuk api. Lalu, 10 rumah mengalami kerusakan berat dan 10 lagi rusak ringan.
Sementara di RW 7, dari 5 rumah yang terbakar, hanya 1 rumah yang rusak berat. Kemudian, 4 lainnya hanya mengalami kerusakan ringan.
"Tapi alhamdulillah, tidak ada korban jiwa atau luka berat dalam kejadian ini. Hanya, para korban memang banyak yang kehilangan rumahnya karena kebakaran ini," paparnya.
Kebakaran berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (21/8/2010) petugas pemadam berhasil mengendalikan api sekitar pukul 18.00 WIB. Hingga saat ini kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut belum dapat ditaksir. 13 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
(ors/tya)











































