"Sebagai seniman dan mubalig, dilihat dari agenda prioritas pembangunan Kota Bandung, beliau sudah memenuhi syarat di bidang agama. Sosok Kang Ibing seperti itu," jelasnya kepada wartawan, di rumah duka, Jumat (20/8/2010) dini hari.
Dada mengatakan, Kang Ibing memiliki budi pekerti serta contoh teladan yang baik bagi masyarakat. Bahkan, almarhum dianggap sebagai salah seorang warga terbaik di Bandung.
Ia mengaku bahwa Kang Ibing merupakan seniman multifungsi. Bahkan sebagai seniman, pemilik nama lengkap Raden Aang Kusmayatna itu dikenal sangat religius.
"Dia memiliki profesi yang multifungsi. Bahkan, seniman yang religius," katanya.
Dada mengaku menyesal tidak bisa menghadiri pemakaman Kang Ibing yang rencananya dimakamkan hari ini di Gunung Puyuh Sukabumi.
"Saya tidak hadir di pemakaman karena ada rapat dengan BPKP terkait laporan keuangan yang mendapat penilaian disclaimer oleh BPK," ujarnya.
(ors/ern)











































