"Sejak temuan di Cimahi itu, para pedagang mengeluhkan penurunan omzet penjualan. Bahkan penurunannya mencapai 70 persen," kata Ketua Persatuan Pedagang dan Warung Tradisional (Pesat) Jabar Usep Iskandar Wijaya, di sela inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kosambi, Jalan Achmad Yani, Kamis (19/8/2010).
Menyikapi hal itu, Pesat meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandung agar jangan hanya turun ke lapangan ketika sudah ada persoalan. Sebab, ketika persoalan sudah muncul ke permukaan, yang terkena imbas adalah pedagang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contohnya temuan di Cimahi itu, kata dia, membuat pedagang daging di Jabar turut terkena dampaknya. Secara signifikan, konsumen banyak yang takut membeli daging sapi atau ayam. Sehingga, banyak yang urung membeli dan pedagang mengalami kerugian lantaran barang dagangannya tidak laku.
"Lalu, kami mengharapkan dinas terkait memperketat pengawasan terhadap distributor daging. Sehingga ketika ada distributor nakal, bisa segera diambil tindakan," jelasnya.
(ors/tya)











































