Dituturkan Budi, di rumah seluas 2.000 meter persegi 3 lantai tersebut, dirinya memasang 4 buah CCTV di beberapa titik. Salah satunya di bagian belakang rumah.
"Setelah kejadian, kami lihat di CCTV, kami hitung orang yang masuk ada 12 orang," ujar Budi kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Kamis (19/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini rekaman CCTV tersebut telah diserahkan Budi pada polisi untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun menurut Budi, dalam rekaman tersebut, wajah para perampok tidak terlihat terlalu jelas karena jarak CCTV yang dipasang cukup tinggi.
Budi memastikan ke-12 perampok tersebut itu tidak ada yang pakai masker atau kupluk untuk menutupi wajahnya. "Mereka semua terbuka kepalanya, kelihatan wajahnya," jelas Budi.
Perampok tersebut berhasil menggondol 1 laptop dan 2 buah handphone yang berada di paviliun tersebut. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta. Mereka bisa masuk ke dalam paviliun setelah memecahkan kaca yang ukurannya 0,5 meter X 2 meter.
(tya/ern)











































