"Rumah korban dekat kali. Niat pelaku membuang potongan tubuh korban ke kali hingga hanyut terbawa arus air sepertinya ada. Tetapi karena situasi tidak memungkinkan, perbuatan tersebut urung dilakukan," ungkap Kapolsek Lengkong AKP Philemon Ginting saat ditemui wartawan di Mapolsekta Lengkong, Jalan Buahbatu, Rabu (18/8/2010).
Suasana lingkungan rumah korban tergolong ramai dan padat rumah penduduk. "Untuk menuju kali di sekitar rumah korban itu harus melewati beberapa rumah penduduk. Kalau ia menjinjing karung berisi tubuh korban ke luar rumah, tentu akan diketahui atau dicurigai warga. Belum lagi darah korban yang bisa tercecer," papar Philemon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya pelaku menyimpan potongan tubuh korban yang terbungkus karung di atap rumah korban," ujarnya.
Menurut Philemon, pelaku pembunuhan yang merengut nyawa Dewi diduga orang dekat. Polisi mengarah ke suami korban yakni Sopi Hamzah (39). Dugaan itu muncul setelah polisi memiliki analisa sementara yang diperkuat temuan dan informasi hasil pengembangan penyelidikan.
Dewi ditemukan tewas dimutilasi di atas langit-langit kamar di rumahnya di Jalan Lengkong Tengah, Gang 1, RT 5 RW 6 No 125/17B, Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong.
Potongan tubuh dewi berada dalam karung goni yang juga disiram oli dan aspal. Ditemukan juga 2 obat nyamuk bakar yang menyala saat mayatnya ditemukan, Sabtu (14/8/2010).
(bbp/ern)











































