Pameran 43 Lukisan Bersambung

Pameran 43 Lukisan Bersambung

- detikNews
Senin, 16 Agu 2010 16:42 WIB
Bandung - Villa Merah menggelar pameran lukisan bertajuk Villameratorium sejak Sabtu (14/8/2010) hingga Selasa (17/08/2010) di Paddy Artground, Jalan Ir, H. Juanda 349. Sebanyak 43 lukisan dirangkai menjadi sebuah kesatuan cerita yang utuh bak cerita bersambung.

Yang istimewanya, sebanyak 43 lukisan tersebut dibuat oleh 12 orang yang berbeda. Ke-43 lukisan tersebut mewakili 43 buah narasi yang sebelumnya telah dibuat sebagai patokan dalam membuat lukisan.

"Relativitas" adalah tema yang diusung pada pameran ini. Relativitas dimaknai sebagai sebuah ketertarikan antar interpretasi dari sebuah teks. Hal ini tercermin ketika seluruh peserta pameran duduk bersama berkumpul untuk membuat cerita dari imajinasi atau potongan pikiran seseorang yang dilanjutkan dengan pemikiran orang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya bikin rencananya sudah 2-3 bulan yang lalu. Tapi kita mulai bergerak intensif ya sebulan ini. Proses yang dibilang unik dalam pameran ini adalah pembuatan narasi sebagai patokan dalam melukis. Jadi dalam pembuatan narasi ini, misalkan 12 orang duduk melingkar, menulis sebuah kata di kertas, lalu kertas tersebut dioper ke orang sebelahnya. Orang di sebelahnya akan melanjutkan kata yang ditulis. Dioper terus hingga mencapai satu paragraf yang bisa dibilang kalimatnya kacau balau," ujar Alga Indria (32), Ketua Panitia Villameratorium saat ditemui dalam pembukaan pameran.

Tahapan berikutnya adalah menyambung potongan-potongan paragraf tersebut. Hal ini memang diakui Alga cukup sulit dan bikin pusing, sebab jangankan menyambung antar paragraf, terkadang dalam satu paragraf saja kata-katanya banyak yang berantakan.

"Saya sampai pusing, bayangkan lebih dari 20 paragraf semuanya kacau balau. Untunglah kita berhasil menyatukan narasi-narasi tersebut sehingga menjadi sebuah cerita yang utuh. Setelah disatukan, kita pisah-pisah lagi menjadi 43 kalimat. Kalimat-kalimat narasi tersebut nantinya akan menjadi pegangan pelukis untuk merangkai 43 narasi tersebut menjadi sebuah lukisan yang merangkai kesatuan cerita yang utuh," tambah Alga.

Pelukis yang diikutsertakan dakam proyek ini seluruhnya adalah staf pengajar dan asisten pengajar dari Villa Merah juga. Sebanyak 12 pelukis ini ternyata memiliki ciri khas masing-masing, sehingga meskipun ada lukisan yang bersambung tetapi beda pelukis, suasana lukisannya sudah berbeda. Hal ini yang membuat pengunjung harus berimajinasi ketika berpindah pandangan dari lukisan satu ke lukisan lainnya.

Menurut Alga, yang menjadi menarik dalam pameran ini adalah bagaimana pameran ini menggarap tema yang biasa saja tetapi disajikan dengan cara yang tidak biasa. Metoda pembuatan narasi lukisan inilah yang dianggap istimewa dalam gelaran ini.

"Nanti ada rencana menggabungkan lukisan-lukisan tersebut dalam satu buku. Entah ada yang mau sponsori, atau kita danai sendiri. Yang jelas niatnya udah sampai disana," tambahnya.

Nah, apakah anda penasaran melihat kreativitas peserta pameran Seni Rupa Villa Merah dalam merangkai lukisan menjadi sebuah cerita yang utuh? Jika tertarik, tunggu apa lagi. Pameran ini masih akan berlangsung hingga Hari Selasa (17/08/2010).

(tya/tya)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads