Agustusan di Bulan Puasa, Penjualan Bambu Turun Drastis

Agustusan di Bulan Puasa, Penjualan Bambu Turun Drastis

- detikNews
Senin, 16 Agu 2010 11:47 WIB
Bandung - Peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-65 bertepatan dengan bulan Ramadan. Hal itu membuat omzet penjualan bambu yang biasanya digunakan untuk lomba panjat pinang menurun drastis. Padahal biasanya, panjat pinang jadi salah satu loma yang ramai digelar saat agustusan.

"Menjelang 17 Agustusan tahun ini, penjualan bambu menurun tajam dibanding sebelumnya," ungkap Jojo (60), penjual bambu di Jalan Ibrahim Adjie, saat ditemui detikbandung, Senin (16/8/2010).

Sejak awal Agustus sampai saat ini, ia mengaku baru menjual 4 batang bambu untuk lomba panjat pinang. Untuk satu batang bambu dengan panjang 8 meter, ia mematok harga di kisaran Rp 100 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dibanding tahun sebelumnya, penjualan bambu turun lebih dari setengahnya. Biasanya, minimal Jojo mampu menjual 15 batang bambu.

"Setiap tahun enggak pasti jual berapa batang. Tapi rata-rata bisa menjual minimal 15 batang selama awal Agustus hingga tanggal 17 Agustus," katanya.

Jojo mengatakan, kemungkinan menurunnya penjualan bambu untuk panjat pinang diakibatkan peringatan Hari Kemerdekaan bertepatan dengan puasa. Sehingga, banyak daerah yang biasanya menggelar perlombaan panjat pinang, tidak melaksanakannya tahun ini.

"Mungkin karena Agustusan sekarang pas bulan puasa, jadi banyak daerah yang tidak melaksanakan lomba panjat pinang," katanya.
(ors/tya)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini