Tiga Minggu Berturut-turut Geng Motor Berulah di Cipadung

Serang Warga

Tiga Minggu Berturut-turut Geng Motor Berulah di Cipadung

- detikNews
Minggu, 15 Agu 2010 17:06 WIB
Tiga Minggu Berturut-turut Geng Motor Berulah di Cipadung
Bandung - Penyerangan yang diduga dilakukan gerombolan geng motor di Jalan Pangaritan Kelurahan Cipadung Wetan, Sabtu (14/8/2010) malam, merupakan kejadian ketiga kali selama tiga kali malam minggu. Semuanya sama, mereka merusak barang milik warga. Bahkan kejadian terakhir, membuat seorang warga luka.

Hal itu diungkapkan Nano Sumarno (33), yang juga korban sabetan golok gerombolan pengguna sepeda motor tersebut.

"Ini yang ketiga kali berturut-turut selama tiga kali malam minggu terakhir ada perusakan yang dilakukan gerombolan orang dengan memakai sepeda motor," katanya kepada wartawan di rumahnya, Jalan Pangaritan  RT 1 RW 3 Kelurahan Cipadung Wetan Kecamatan Panyileukan, Minggu (15/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diterangkannya, kejadian pertama terjadi tiga minggu lalu. Saat itu, ada gerombolan orang menggunakan sepeda motor melakukan perusakan roda tukang nasi
goreng di sekitar Jalan Pangaritan. Dua minggu ke belakang, segerombol orang yang diduga sama, melakukan perusakan terhadap mobil yang disimpan di pinggir
jalan.

"Kalau tidak salah, mobilnya milik yang jualan air mineral," ungkapnya.

Kejadian terakhir, malam kemarin, Nano sendiri harus menjadi korban kebrutalan gerombolan pengendara sepeda motor tersebut. "Pas kejadian, kurang dari 1 kilometer malah ada polisi yang melakukan patroli. Tapi mereka tidak ketahuan walaupun sudah menyerang rumah warga dan menyabet kaki saya," ujarnya.

Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali. Sebab, masyarakat sudah sangat resah dengan beredarnya gerombolan orang yang menggunakan sepeda motor.
Terlebih, mereka selalu membawa senjata tajam seperti golok dan samurai.

"Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian seperti saya dan beberapa warga lainnya alami," pungkasnya.

(ors/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini