Terdesak biaya untuk persiapan persalinan dan syukuran kehamilan sang istri, membuat Op (27) gelap mata. Ia nekat menjambret tas milik seorang wanita di depan RS Cicendo, Jalan Cicendo. Akibatnya, calon bapak ini terpaksa lebaran dalam sel.
Unit Reskrim Polsek Cicendo menciduk Op dan temannya An (21) usai melancarkan aksi ngejambret. Kedua pria itu mengaku baru kali pertama melakukan tindakan kriminal.
"Sama sekali enggak ada niat ngejambret. Tapi saat itu terlintas begitu saja. Lagian saya lagi butuh uang untuk ngumpulin biaya persalinan dan syukuran empat bulanan kehamilan istri. Ini menunggu lahiran anak pertama," ujar Op kepada wartawan di Mapolsek Cicendo, Kamis (12/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menjambret, Op meminta antar kepada An untuk mencari pekerjaan. An yang kesehariannya menjadi ukang ojek ini tak keberatan membonceng Op. Namun pencarian kerja tak kunjung berhasil. Op pun gelap mata dan menjambret tas milik wanita yang sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Cicendo. Tapi nahas, sepeda motor yang ditumpanginya terjatuh dan mereka tertangkap warga.
Kapolsekta Cicendo Kompol Brusel Duta Samodra mengatakan, kedua tersangka itu melanggar pasal 365 KUH Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan. "Mereka terancam hukuman lima tahun penjara," ujar Brusel.
Op dan An saat ini dibui di Mapolsekta Cicendo. Kesedihan tampak begitu jelas menyelimuti wajah Op. Pada lebaran ini, ia terpaksa hanya bisa merayakannya di dalam sel.
(bbp/tya)











































