Menurut Paino (53), salah satu pedagang bingkai kayu di Kosambi, keunggulan bingkai kayu dibanding yang lain adalah jika rusak jangan dibuang karena masih bisa direparasi.
"Kalau plastik jatuh ya belah, kalau kayu kalau rusak biasanya kacanya yang pecah, kalau kayunya bisa kita perbaiki lagi, jadi lebih awet," tuturnya sambil mengamplas kayu untuk membuat bingkai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, bagi yang ingin frame warnanya sesuai selera sendiri, bisa memilih warna yang disediakan. Ada beragam jenis warna cat kayu yang bisa dipilih, mulai warna hitam, hingga warna emas.
Dengan telaten, Paino mengamplas kayu lame yang berasal dari Garut. Sambil mengamplas, ia bercerita kondisi tukang bingkai yang mulai sepi orderan.
"Orderan engga tentu, kadang ada satu dua pembeli, kadang satu pun enggak. Dulu mah di sini enggak pernah sepi, meskipun yang jualannnya banyak, tapi banyak juga orderannya.
Pedagang bingkai kayu di Pasar Kosambi ini buka dari pukul 10.00 WIB sampai malam hari sekitar pukul 20.00 WIB.
(avi/tya)











































